Logo Bloomberg Technoz

Berkantor di BEI Mulai Besok, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Recha Tiara Dermawan
29 January 2026 15:57

Pembukaan Perdagangan BEI 2026, ka ki Inarno Djajadi, Mirza Adityaswara, Misbakhun, Mahendra Siregar, Perry W. (Bloomberg Technoz/Houtmand P. Saragih)
Pembukaan Perdagangan BEI 2026, ka ki Inarno Djajadi, Mirza Adityaswara, Misbakhun, Mahendra Siregar, Perry W. (Bloomberg Technoz/Houtmand P. Saragih)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan akan mengawal langsung proses reformasi pasar modal Indonesia menyusul terjadinya penghentian sementara perdagangan (trading halt) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari berturut-turut.

“Fokusnya adalah reformasi dan perbaikan keseluruhan. Dan guna memastikan hal itu berjalan cepat, tepat, dan efektif, maka mulai besok (Jumat, 30 Januari 2026) kami juga akan berkantor di sini,” ujar Ketua OJK, Mahendra Siregar saat ditemui di BEI, Kamis (29/1/2026).

Dia menambahkan, pernyataan terbaru dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) sebagai masukan konstruktif bagi penguatan pasar modal nasional. Menurutnya, MSCI tetap menunjukkan komitmen untuk memasukkan saham-saham emiten Indonesia ke dalam indeks global.


“Bahwa berkaitan dengan pernyataan dari MSCI kemarin, kami OJK menerima penjelasan itu sebagai masukan yang baik. Karena kami melihat bahwa lembaga itu tetap ingin memasukkan saham-saham emiten dari Indonesia dalam indeks global.”

Ia menegaskan hal tersebut menunjukkan pasar modal Indonesia masih dinilai potensial dan layak investasi (investable) bagi investor internasional.