Logo Bloomberg Technoz

Kredit awalnya akan didorong oleh program-program pemerintah seperti agenda di sektor perumahan. Seiring waktu, keyakinan dunia usaha dan daya beli rumah tangga akan meningkat sehingga akan mendongkrak penyaluran Kredit Modal Kerja (KMK) dan Kredit Konsumsi (KK).

Untuk BBRI sendiri, Sucor Sekuritas memperkirakan pertumbuhan kredit selama lima tahun ke depan rata-rata bisa mencapai 12,4%. Jauh di atas rerata lima tahun ke belakang yaitu 8,2%.

“Pemulihan daya beli yang dibarengi dengan likuiditas longgar akan mendorong permintaan kredit. Kualitas aset yang terus membaik juga akan menurunkan biaya provisi,” demikian riset Sucor Sekuritas.

Dengan peningkatan penyaluran kredit, Sucor Sekuritas menilai kinerja keuangan BBRI akan makin mantap. Laba bersih diperkirakan tumbuh rata-rata 12,3% dalam lima tahun ke depan.

Pada 2030, Sucor Sekuritas memperkirakan laba bersih BBRI bisa mencapai Rp 101,4 triliun. Sebagai catatan, laba bersih BBRI adalah Rp 41,23 triliun per kuartal III-2025.

“Laba bersih pada 2026 diperkirakan tumbuh 6,3% menjadi Rp 603 triliun dan pada 2027 diperkirakan naik 10,2% ke Rp 66,5 triliun. Terutama didorong oleh normalisasi biaya kredit dan stabilisasi margin,” sebut riset Sucor Sekuritas.

Valuasi saham BBRI, menurut Sucor Sekuritas, juga tergolong ‘murah’. Dengan rasio forward P/E 9,7 kali dan PBV 1,6 kali, saham BBRI jauh di bawah rata-rata historisnya.

Oleh karena itu, Sucor Sekuritas memasang target harga saham BBRI di Rp 5.000. Ini mencerminkan forward PBV di 2,3 kali.

Artinya, Sucor Sekuritas memandang saham BBRI masih bisa naik 37,36% dari posisi saat ini.

“Kami melihat pasar terlalu melihat tekanan di biaya kredit dan meremehkan kekuatan BBRI dalam mencetak laba. Seiring kualitas kredit dan likuiditas yang membaik, kami perkirakan valuasi BBRI akan mendekati rata-rata historisnya,” tegas Sucor Sekuritas.

Harga Saham BBRI (Sumber: Sucor Sekuritas)

Konsensus Bloomberg

Sementara itu, konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg memperlihatkan sikap bullish terhadap saham BBRI. Dari 38 analis yang terlibat dalam pembentukan konsensus, 31 di antaranya (81,58%) menyematkan rekomendasi buy.

Target harga 12 bulan ke depan berdasarkan konsensus Bloomberg ada di Rp 4.550,34. Jadi masih ada ruang cuan sekitar 25% dari posisi harga saat ini.

(red)

No more pages