Berdasarkan analisis teknikal 1 jam, IHSG masih mampu bertahan dan rebound terbatas xi area support krusial 8.820-8.875 setelah mengalami koreksi selama tiga hari berturut–turut.
“IHSG berpeluang melanjutkan technical rebound dengan target resistance terdekat di kisaran 9.000-9.030,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Dari sisi sektoral, kenaikan harga komoditas global menjadi katalis utama yang berpotensi mendorong kinerja saham–saham berbasis komoditas, khususnya emas, batubara, nikel, dan minyak bumi. Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ADRO, ESSA, dan MDKA.
Melansir riset Phintraco Sekuritas, biarpun ketegangan perang dagang AS–Eropa telah mereda, tetapi masih terdapat ketidakpastian mengenai Greenland. Presiden AS Donald Trump menambah ketegangan politik dengan memberikan sanksi baru serta mengisyaratkan potensi aksi militer terhadap Iran.
Hal ini mendorong kenaikan harga minyak mentah, harga perak, serta menyulut kenaikan harga emas hingga menembus level US$5.000/troy ons.
“Pada pekan ini investor akan mencermati hasil pertemuan the Fed yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan pada 3,5-3,75%,” mengutip paparan Phintraco.
Dari dalam negeri, Danantara menargetkan penempatan investasi hingga US$14 miliar tahun ini, naik dari komitmen US$8 miliar pada tahun lalu. Dana investasi tersebut berasal dari dividen perusahaan yang dimiliki negara.
Sentimen selanjutnya, investor menantikan pengumuman metodologi perhitungan free float saham oleh MSCI, tertanggal 30 Januari. Dengan itu, IHSG akan berkonsolidasi pada kisaran 8.850-9.050, sebelum menentukan arah selanjutnya.
“Jika IHSG mampu ditutup di atas level 9.050, maka berpotensi akan melanjutkan rebound.” Top picks atau saham pilihan riset Phintraco adalah BSDE, CTRA, BRIS, ULTJ, DKFT, dan MAPA.
Sementara itu, CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan menguatnya mayoritas indeks di Wall Street dan berlanjutnya kenaikan harga komoditas seperti minyak mentah, gas, timah, nikel, tembaga, dan emas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Namun pada saat bersamaan, sikap hati–hati investor menjelang hasil konsultasi indeks MSCI berpeluang menjadi katalis negatif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 8.855-8.760 dan resistance 9.050-9.145,” tulis riset CGS International.
Saham-saham pilihan versi CGS meliputi meliputi INCO, BRIS, ANTM, HRTA, MDKA, dan PWON.
Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG akan menguat, didorong oleh tensi yang membaik di global, mulai kembalinya inflow dana asing, serta menguatnya nilai tukar rupiah. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BKSL, PWON, dan TINS.
Secara teknikal, stochastic di area oversold dan berpotensi golden cross, IHSG berpeluang rebound menuju resistance psikologis 9.000 sampai dengan titik All Time High 9.174.
“Di sisi lain, MA–50 sampai dengan Lower Parallel Channel di sekitar 8.69-8.750 diharapkan mampu menopang pergerakan IHSG.”
(fad/aji)































