"Keanggotaan tersebut tidak mengharuskan pembayaran, terutama apabila tidak untuk permanen," bebernya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian untuk Gaza yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keputusan ini diumumkan bersama oleh para menteri luar negeri delapan negara, termasuk Indonesia, Arab Saudi, Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, dan Uni Emirat Arab.
Dewan ini akan berperan dalam mengimplementasikan Comprehensive Plan to End the Gaza Conflict yang telah disahkan melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803.
Misinya mencakup penguatan gencatan senjata permanen, dukungan terhadap rekonstruksi Gaza, serta mendorong terwujudnya perdamaian yang adil dan berkelanjutan berdasarkan hak rakyat Palestina atas penentuan nasib sendiri dan pembentukan negara, sesuai dengan hukum internasional.
Undangan pembentukan BoP disampaikan Trump kepada sejumlah pemimpin dunia dan direncanakan akan diformalkan melalui upacara penandatanganan di Davos, Swiss pada Kamis. Dewan ini merupakan bagian dari rencana perdamaian 20 poin yang diajukan Trump untuk mengakhiri konflik di Gaza dan mempercepat proses rekonstruksi wilayah tersebut.
Selain Indonesia, sejumlah negara lain juga masuk dalam daftar undangan Trump, mulai dari anggota NATO, negara-negara Amerika Latin, hingga Jepang dan Singapura, meski tidak semuanya telah mengonfirmasi keikutsertaan.
(ros)






























