Grok AI Diblokir di Indonesia, Tak Sentuh Akar Masalah
Farid Nurhakim
15 January 2026 09:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua sekaligus Pendiri Indonesia Cyber Security Forum (ICSF) Ardi Sutedja K menilai pemblokiran sementara fitur kecerdasan buatan Grok AI di Indonesia tak sentuh akar persoalan.
Pemutusan akses bersifat temporer pada chatbot atau bot percakapan besutan xAI—perusahaan milik Elon Musk—tersebut kini menjadi sorotan hangat masyarakat, disusul Malaysia yang menjadi negara kedua untuk memblokirnya usai Indonesia.
“Apakah tindakan tersebut benar-benar mampu menghilangkan pola perilaku pengguna yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk kebutuhan pornografi? Pada kenyataannya, pemblokiran hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh akar masalah,” tegas Ardi kepada Bloomberg Technoz, Rabu (14/1/2026).
Dia menjelaskan, keputusan pemblokiran itu diambil sebagai respons atas kemampuan Grok AI dalam merekayasa gambar-gambar asusila termasuk pornografi, yang dianggap berpotensi merusak moral, menyalahi norma sosial, dan membahayakan generasi muda.
Meski begitu, Ardi mengatakan selagi masih terdapat permintaan dan kecanggihan teknologi yang terus berkembang, pengguna dengan motivasi tertentu bakal mencari jalan lain baik melalui platform serupa yang belum terblokir, aplikasi berbasis open source, maupun teknologi baru yang bermunculan.































