Logo Bloomberg Technoz

Kondisi ini kerap berkaitan dengan konsep anak batin yang belum pulih. Jika tidak dibereskan secara tuntas, luka tersebut dapat memunculkan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari, seperti rasa curiga berlebihan, ketakutan terhadap orang lain, hingga kesulitan membangun relasi yang aman.

Veronica juga menyoroti bahwa kasus pelecehan anak umumnya dilakukan oleh orang yang dikenal korban, bahkan orang terdekat. Dalam sejumlah kasus yang ia tangani, korban baru menyadari pengalaman grooming tersebut ketika dewasa, sementara pelakunya merupakan anggota keluarga sendiri.

Situasi ini membuat pemulihan menjadi semakin kompleks karena korban harus terus berhadapan dengan pelaku dalam lingkup keluarga. “Itu bukan hal yang bisa ditangani sendiri dan selesai begitu saja,” ujarnya. Perasaan tidak adil, marah, dan bingung kerap muncul berulang kali.

Tanpa pendampingan profesional, korban berisiko terjebak dalam pola menghindar, seperti memilih tidak datang ke acara keluarga atau mengisolasi diri ketika pelaku hadir. Menurut Veronica, kondisi tersebut sangat tidak menyenangkan dan dapat membatasi kehidupan korban dalam jangka panjang.

Karena itu, ia mendorong individu yang mengalami kondisi serupa untuk mencari bantuan psikolog atau profesional kesehatan mental. Pendampingan dinilai penting untuk menjernihkan emosi, memahami batas diri, serta menemukan cara yang sehat dalam menghadapi trauma dan relasi dengan lingkungan sekitar.

(dec)

No more pages