Sektor Tambang Jadi Pemberat Ekspor November 2025, Anjlok 22,2%
Redaksi
05 January 2026 12:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) membeberkan sektor pertambangan menjadi pemberat utama merosotnya kinerja ekspor November 2025 secara tahunan.
BPS mencatat nilai ekspor November 2025 sebesar US$22,52 miliar atau merosot 6,6% secara tahunan atau year-on-year (yoy) dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar US$24,11 miliar.
“Seluruh sektor mengalami penurunan nilai ekspor, utamanya terjadi pada sektor pertambangan dan lainnya yang turun sebesar 22,28% dengan andil penurunan 3,55%,” kata Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini saat konferensi pers, Senin (5/1/2026).
Pudji menerangkan penurunan nilai ekspor sektor pertambangan itu disebabkan karena melorotnya nilai ekspor batu bara, bijih tembaga, lignit, bijih zirconium, tantalum hingga bijih titanium.
“Ini disebabkan karena penurunan nilai ekspor batu bara, bijih tembaga, lignit, bijih zirconium, tantalum hingga bijih titanium,” tuturnya.































