Logo Bloomberg Technoz

Destinasi wisata populer seperti Barbados, Aruba, Puerto Riko, Antigua dan Barbuda, serta Trinidad dan Tobago mengalami ratusan pembatalan penerbangan pada hari Sabtu. Dampak dari konflik geopolitik tersebut menyoroti betapa cepatnya konflik tersebut dapat memengaruhi penerbangan sipil, membuat maskapai penerbangan berupaya keras untuk membawa penumpang yang terlantar kembali ke tujuan mereka.

Gangguan tampaknya mereda pada Minggu sore. 21 penerbangan dari Bandara Internasional Luis Muñoz Marín di San Juan telah dibatalkan pada pukul 15.37 waktu setempat, menurut FlightAware.com. Sekitar 200 keberangkatan dari bandara tersebut dibatalkan pada Sabtu.

Southwest Airlines Co. menambahkan enam penerbangan pulang pergi ke San Juan ditambah delapan penerbangan lagi yang direncanakan untuk hari Senin dan Selasa, kata seorang juru bicara perusahaan. Maskapai tersebut juga menambahkan dua penerbangan ke dan dari Aruba pada hari Minggu dan sedang mencari peluang untuk menambah kapasitas di kedua tempat tersebut dalam beberapa hari mendatang, katanya.

United Airlines Holdings Inc. telah melanjutkan jadwal penerbangan Karibia dan menambahkan 14 penerbangan tambahan pada hari Minggu untuk membantu pelanggan yang terkena dampak. Maskapai tersebut mengatakan juga berencana untuk mengoperasikan tiga penerbangan tambahan pada hari Senin.

JetBlue Airways Corp. mengatakan pihaknya juga memperkirakan akan melanjutkan operasi normal dan akan terus memesan ulang tiket pelanggan serta menambah penerbangan tambahan jika memungkinkan. Maskapai tersebut pada hari Sabtu mengatakan telah membatalkan sekitar 215 penerbangan karena penutupan wilayah udara.

Meskipun operasi telah dilanjutkan, beberapa penumpang tetap dalam ketidakpastian karena maskapai penerbangan berupaya mengatasi tantangan penempatan pesawat dan awak setelah penutupan.

Ethan Shapiro, 48, melakukan perjalanan dengan sekitar 15 anggota keluarganya ke Antigua pada 24 Desember, tetapi mengetahui pada hari Sabtu bahwa penerbangan pulang mereka ke Miami telah dibatalkan. Ketika dia menghubungi American Airlines, maskapai tersebut awalnya mengatakan kepadanya bahwa mereka tidak dapat memesan ulang tiket keluarga tersebut hingga 10 Januari.

“Rasanya seperti kekacauan,” katanya.

Shapiro mengatakan dia akhirnya mendapatkan tempat duduk di penerbangan American Airlines pada Minggu malam, meskipun keberangkatan tersebut juga ditunda.

“Saya mengerti, kan? Ini adalah peristiwa sekali seumur hidup. Tetapi jika kita tidak naik penerbangan ini, kita tidak bisa pulang selama seminggu atau lebih,” katanya.

Mungkin dibutuhkan waktu dua hingga tiga hari bagi maskapai penerbangan untuk sepenuhnya menstabilkan jaringan mereka saat mereka berupaya memindahkan pesawat dan awak yang terlantar akibat gangguan mendadak ini, kata Bob Mann, konsultan industri penerbangan dan mantan eksekutif maskapai penerbangan.

(bbn)

No more pages