Logo Bloomberg Technoz

Darmawan menegaskan bahwa proses penormalan dan penguatan sistem kelistrikan di Aceh masih terus dilakukan secara bertahap . Dia optimis keandalan pasokan listrik di Aceh akan terus meningkat seiring proses pemulihan yang dilakukan.

"Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian, mengutamakan keselamatan petugas dan juga masyarakat," tutur Darmawan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah mengungkapkan perbaikan sistem kelistrikan di Aceh terbilang cukup sulit sebab dihadapkan oleh tantangan geografis dan akses medan yang masih terbatas.

“Ini sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pemulihan ekonomi daerah," ujar Fadhlullah, dalam keterangan yang sama.

Sebagai informasi, Berdasarkan data Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Gatrik) Kementerian ESDM per Senin (22/12/2025) dari total 1.847.786 pelanggan sebanyak 1.807.111 pelanggan atau 97,7% telah kembali teraliri listrik di Aceh.

Selanjutnya, di Sumatra Utara kondisi kelistrikan hampir sepenuhnya pulih. Dari total 544.048 pelanggan terdampak, 544.038 di antaranya atau sekitar 99,9% telah kembali teraliri listrik.

Ditjen Gatrik mencatat tersisa 10 pelanggan yang belum teraliri listrik dan seluruhnya berada di Desa Hutajulu Parbalik, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, akibat akses jalan yang masih tertutup longsor sehingga menyulitkan perbaikan.

Sementara di Sumatra Barat, dari total 274.564 pelanggan terdampak sebanyak 274.419 pelanggan atau sekitar 99,9% telah kembali menikmati listrik.

Dengan begitu, Ditjen Gatrik mengklaim pemulihan pasokan listrik di wilayah Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara telah mencapai 98,46% per Senin (22/12/2025).

Dari total 2.666.398 pelanggan yang terdampak, sebanyak 2.625.568 pelanggan telah kembali teraliri listrik. Sementara 40.830 diantaranya masih belum merasakan setrum PLN.

(lav)

No more pages