Logo Bloomberg Technoz

Sepanjang pekan lalu, harga emas mencatat kenaikan 1,04% secara point-to-point. Dalam sebulan terakhir, harga naik 5,15%.

Tren kenaikan harga emas dunia ditopang oleh ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter, terutama di Amerika Serikat (AS). Pasar berharap bank sentral Federal Reserve bisa kembali melanjutkan siklus pelonggaran moneter tahun depan.

Asa ke arah sana datang dari rilis data ekonomi terbaru di Negeri Paman Sam. Pada November, inflasi inti (core) AS tercatat 2,6% secara year-on-year (yoy). Ini menjadi yang terendah sejak awal 2021.

Inflasi yang rendah bisa menjadi dasar bagi The Fed untuk kembali menurunkan suku bunga acuan.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas akan terasa lebih menguntungkan saat suku bunga turun.

(aji)

No more pages