IHSG Diprediksi Bergerak Menguat Saat Investor Menanti Data AS
Artha Adventy
26 November 2025 08:44

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak menguat hari ini Rabu (26/11/2025), menyusul penguatan indeks global dan ekspektasi positif investor terhadap data ekonomi Amerika Serikat.
Pada perdagangan Selasa (25/11/2025), IHSG ditutup melemah di 8.521,89 atau turun 0,56%, setelah sempat menembus level intraday tertinggi di 8.574. Pelemahan ini terutama didorong oleh aksi ambil untung, dengan sektor properti mengalami koreksi terbesar, sementara sektor industri justru membukukan penguatan paling signifikan.
Riset Phintraco Sekuritas memaparkan investor kini menantikan rilis data durable goods orders AS untuk bulan September, yang diperkirakan tumbuh 0,2% MoM, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 2,9% MoM di Agustus.
Penundaan publikasi data ekonomi AS akibat government shutdown sebelumnya membuat perhatian pasar tertuju pada data tenaga kerja dan inflasi sebagai indikasi arah kebijakan moneter The Fed pada pertemuan 9-10 Desember 2025.
Secara teknikal, IHSG menunjukkan sinyal mixed. Munculnya Death Cross pada Stochastic RSI menjadi peringatan potensi koreksi, namun histogram MACD masih bertahan di wilayah positif dan indeks berada di atas level MA5. Kondisi ini membuka peluang bagi IHSG untuk menguji resistance di kisaran 8.570–8.600.






























