China diperkirakan tidak akan memiliki kebutuhan mendesak untuk masuk ke pasar spot meskipun musim dingin makin dekat.
Prakiraan awal menunjukkan temperatur normal hingga lebih hangat di sebagian besar wilayah, sementara kebutuhan gas untuk pemanas dalam beberapa bulan ke depan sudah diamankan melalui kontrak jangka panjang.
China menjadi importir LNG terbesar dunia tahun lalu, dan lemahnya permintaan kini memicu kekhawatiran kelebihan pasokan global pada akhir dekade seiring berjalannya proyek-proyek baru di sejumlah negara.
Meski penurunan harga berpotensi menarik pembeli China, para analis Goldman Sachs Group Inc. menilai negara tersebut tetap tidak akan mampu menyerap seluruh tambahan pasokan LNG sehingga kondisi oversupply kemungkinan bertahan dalam beberapa tahun mendatang.
(bbn)





























