Logo Bloomberg Technoz

“Kta melihat sekarang, kondisi sekarang, dengan adanya keputusan ini, kita sudah membandingkan antara penggabungan subholding PIS dengan Patra Niaga, Patra Niaga dengan Kilang, Kilang dengan PIS. Inilah yang sejauh ini adalah keputusan terbaik penggabungan tiga subholding,” ucap Simon.

Lepas Maskapai

Simon juga menegaskan kembali bahwa Pertamina akan melepas bisnis penerbangannya, yakni PT Pelita Air, untuk digabungkan dengan PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA).

Saat ini, kata Simon, proses pengalihan Pelita Air ke GIAA masih dilakukan dan terus dikoordinasikan dengan Danantara.

“Pembicaraan sudah kita rintis, tetapi tentunya mengikuti langkah-langkah yang sudah ada saat ini; termasuk penilaian-penilaian dari internal kita, penilaian dari internal Pelita Air, begitu juga ke Danantara untuk kemudian nanti finalisasinya disambil,” ungkapnya.

Sebelumnya, Simon menjelaskan tiga anak usaha—yang masing-masing bergerak di bisnis SPBU, kilang, serta pengapalan — Pertamina tersebut akan dilakukan penggabungan (merger) untuk memperkuat operasional bisnis sektor hilir perusahaan pelat merah tersebut dan dirampungkan tuntas pada akhir tahun ini.

“Supaya lebih efektif, memang ada beberapa kajian di kita untuk menggabungkan antara Kilang [KPI], PIS, dan PPN. Iya, nanti akan digabungkan,” kata Simon ditemui awak media di Kompleks Parlemen pada September.

"[...] Kita targetkan akan selesai pada akhir 2025 ini," tegasnya.

Menurut Simon, penggabungan tiga subholding tersebut dilakukan untuk memitigasi penurunan laba perusahaan akibat kondisi pasar dan komoditas global yang diklaim sedang kurang mendukung.

Akibat permintaan dan harga yang turun, Simon menyatakan margin keuntungan yang didapatkan akhirnya makin kecil. Produksi kilang milik Pertamina, padahal, sedang meningkat karena banyaknya kilang baru.

Nah, dengan marginnya makin kecil, tentunya secara keseluruhan, secara konsolidasi kan akan berpengaruh kurang baik ke bottom line perusahaan,” tegas Simon.

Adapun, selain bisnis aviasi, Pertamina juga berencana melepas sektor pelayanan kesehatan dan asuransi yakni PT Patra Jasa. Hal tersebut, menurut Pertamina telah sesuai dengan peta jalan yang telah dipersiapkan oleh BPI Danantara.

(azr/wdh)

No more pages