Logo Bloomberg Technoz

Imamoglu, yang dikenal sebagai rival politik utama Erdogan, ditangkap pada Maret lalu dalam kasus dugaan korupsi dan terorisme.

Sementara itu, Hamas menyambut baik langkah Turki tersebut, dengan menyebutnya sebagai “bukti sikap mulia rakyat dan kepemimpinan Turki.”

Langkah Ankara ini menimbulkan pertanyaan tentang peran Turki dalam pasukan keamanan multinasional untuk Gaza yang dibentuk guna menegakkan perjanjian gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat.

Awal pekan ini, sejumlah negara mayoritas Muslim bertemu di Istanbul untuk membahas International Stabilization Force (ISF) untuk Gaza — bagian penting dari rencana gencatan senjata 20 poin Presiden AS Donald Trump. Pasukan sementara ini akan melatih kepolisian Palestina yang baru dan membantu menstabilkan wilayah tersebut.

Pejabat AS menyebut Turki sebagai salah satu pihak yang berpotensi bergabung dalam pasukan itu, mengingat peran pentingnya dalam mendorong Hamas menyetujui gencatan senjata. Namun, Israel secara tegas menolak kehadiran pasukan Turki di Gaza.

Wakil Presiden AS JD Vance menegaskan bahwa Israel pada akhirnya harus menyetujui keberadaan pasukan asing di wilayah tersebut.

Surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan pejabat Israel lainnya ini dikeluarkan hampir setahun setelah Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat serupa untuk Netanyahu atas dugaan kejahatan perang. Saat itu, kantor perdana menteri Israel menyebut tuduhan ICC tersebut “absurd dan antisemitik.”

(del)

No more pages