Sementara itu, impor non-migas Indonesia dari Jepang tercatat sebesar US$11,01 miliar atau setara dengan 7,22% dari keseluruhan impor Indonesia sepanjang Januari hingga September 2025. Mesin dan peralatan mekanis menjadi komoditasi yang paling banyak diimpor RI dari Jepang dengan nilai sebesar US$ 2,38 miliar atau setara dengan 21,57% dari total impor Indonesia dari Jepang.
Negeri Sakura juga mengimpor kendaraan dan bagiannya dengan nilai sebesar US$1,65 miliar atau ekuivalen dengan 14,99% dari total impor Jepang ke Indonesia. Indonesia juga masih mengimpor besi dan baja dari Jepang dengan nilai sebesar US$ 1,46 Miliar atau sebesar 13,29%.
Impor non-migas Indonesia dari Amerika Serikat mencapai US$7,33 miliar. Angka tersebut punya kontribusi sebesar 4,81% dari total impor non-migas Indonesia dari negeri Paman Sam tersebut di sepanjang Januari hingga September 2025.
Mesin dan peralatan mekanis menjadi komoditas impor terbesar dari Amerika Serikat dengan nilai sebesar US$1,41 miliar atau sekitar 19,26% dari seluruh nilai impor Indonesia dari Amerika Serikat.
Sementara itu, mesin dan perlengkapan elektrik punya kontribusi dengan nilai US$0,77 miliar atau sebesar 10,54% terhadap seluruh impor Indonesia dari Amerika Serikat. Lalu, biji dan buah mengandung minyak menyumbang US$0,76 Miliar atau sebesar 10,41% terhadap seluruh impor Amerika Serikat ke Indonesia.
(ell)






























