Israel Siap Serang, AS Desak Lebanon Lucuti Senjata Hizbullah
News
03 November 2025 07:20

Dan Williams dan Sam Dagher - Bloomberg News
Bloomberg, Israel mengancam akan meningkatkan serangan militernya terhadap Hizbullah, sementara utusan senior Amerika Serikat (AS) memperingatkan Beirut bahwa waktu hampir habis untuk melucuti kelompok bersenjata Lebanon yang didukung Iran itu.
Gencatan senjata yang hampir berusia satu tahun antara kedua negara Timur Tengah tersebut sebelumnya telah meredam potensi konflik baru di tengah perang Israel di Gaza melawan Hamas. Kesepakatan 27 November yang dimediasi Washington itu mewajibkan pemerintah dan militer Lebanon untuk menyingkirkan Hizbullah dari wilayah dekat perbatasan Israel serta melucuti persenjataannya.
Namun, Hizbullah menolak menyerahkan senjatanya secara sukarela. Dengan mengutip klausul pembelaan diri dalam perjanjian gencatan senjata, Israel telah melancarkan puluhan serangan udara mematikan — sebagian besar di Lebanon selatan — yang diklaim menargetkan upaya Hizbullah untuk kembali memperkuat diri. Serangan-serangan tersebut kini terjadi hampir setiap hari, termasuk setidaknya satu operasi komando.
“Kami tidak akan membiarkan Lebanon menjadi medan pertempuran baru melawan kami, dan kami akan mengambil tindakan apa pun yang diperlukan,” ujar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam rapat kabinet mingguan pada Minggu (2/11), seperti dikutip dari transkrip resmi kantornya.





























