Namun, lonjakan beban pajak penghasilan yang mencapai Rp1,21 triliun jauh meningkat dibandingkan Rp73,12 miliar pada tahun sebelumnya, menekan hasil akhir kinerja keuangan perseroan.
Akibatnya, laba periode berjalan Jasa Marga turun menjadi Rp3,65 triliun, dari sebelumnya Rp3,96 triliun. Dari jumlah tersebut, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melemah dari Rp3,30 triliun menjadi Rp2,72 triliun hingga akhir kuartal ketiga.
(rtd/way)
No more pages




























