Logo Bloomberg Technoz

Hingga September 2025, Jasa Marga masih menjadi pemimpin pasar industri jalan tol nasional dengan total ruas beroperasi sepanjang 1.294 km atau 42% dari total jalan tol di Indonesia.

Langkah strategis turut dilakukan melalui adendum perjanjian pemegang saham dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk di PT Jasamarga Jogja Solo (PT JMJ) yang kini menjadi entitas konsolidasi Jasa Marga. Aksi ini memperkuat integrasi jaringan jalan tol nasional dan efisiensi operasional.

Perseroan juga terus menggenjot pembangunan lima proyek utama: Jakarta-Cikampek II Selatan, Akses Patimban, Yogyakarta-Bawen, Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo, dan Probolinggo-Banyuwangi. Pada Agustus 2025, segmen Klaten–Prambanan sepanjang 7,85 km resmi beroperasi.

Selain bisnis tol, Jasa Marga melalui PT Jasamarga Related Business (JMRB) juga memperluas pengembangan Travoy Hub di Stasiun LRT Taman Mini, sebagai proyek Toll Corridor Development (TCD) pertama di Indonesia dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Progres pembangunan tahap 2 dan 3 telah mencapai 99,86%.

“Dengan strategi keuangan yang hati-hati, pengendalian biaya, dan inisiatif pertumbuhan berkelanjutan, kami optimis dapat mempertahankan tren positif hingga akhir tahun,” tutup Rivan.

(tim)

No more pages