Dalam analisis terbaru besar peluang tren rebound berlanjut meski tren pergerakan dana ETF mengalami net outflow, kata Vincent Liu, CIO Kronos Research, “karena permintaan spot dan derivatif menyeimbangkan penarikan dana institusional, utamanya selama pergeseran ke arah risiko atau ketika arus ETF tertinggal dari selera pasar yang mendasarinya.”
“Hal ini lebih menunjukkan struktur pasar yang dinamis dengan aliran hedging, rotasi derivatif, dan keterlambatan pelaporan yang semua memburamkan sinyal antara permintaan aktual dan apa yang ditunjukkan oleh data ETF,” Liu menambahkan dilansir dari TheBlock.
Tantangan yang masih harus dilalui dalam waktu dekat adalah rilis dana inflasi pada Jumat pasca shutdown pemerintah AS. Arah Indeks Harga Konsumen (CPI) dapat berperan dalam pembentukan keputusan suku bunga Federal Reserve pekan depan.
Tim Sun, peneliti senior dari perusahaan layanan keuangan aset digital HashKey Group, menyatakan pelaku pasar aset digial, termasuk Bitcoin, “akan merespons secara moderat terhadap peristiwa makroekonomi kunci pekan ini.”
Tim Sun kepada Decrypt menambahkan, “mengingat perlambatan lapangan kerja dan permintaan yang moderat, bahkan kejutan positif ringan dalam CPI tidak mungkin secara signifikan mengubah ekspektasi pasar.”
Indeks Crypto Fear & Greed sempat anjlok namun berangsur membaik memasuki pekan lalu. Periode sebelumnya pasar pesimis atas pergerakan aset digital efek kekhawatiran perang dagang yang sempat memanas.
Lantas, aksi mereda setelah Presiden AS Donald Trump merencanakan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di KTT APEC di Seoul, Korea Selatan pada akhir Oktober lalu. Terdapat sinyal de-eskalasi ketegangan dagang ini segera memicu rally di seluruh pasar, menurut analisis Ajaib Kripto, dikutip Selasa.
(far/wep)






























