Logo Bloomberg Technoz

MacBook baru akan dilengkapi dengan layar berteknologi organic light-emitting diode atau OLED, standar yang sama digunakan pada iPhone dan iPad Pro, kata sumber-sumber tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena produk-produk tersebut belum diumumkan. Ini akan menjadi kali pertama sistem yang lebih premium dan tipis ini digunakan pada Mac.Juru bicara Apple yang berbasis di Cupertino, California, menolak berkomentar.

Saham Apple memangkas kerugiannya pada Kamis setelah Bloomberg melaporkan rencana tersebut. Saham tersebut turun 1,2% menjadi US$246,32 pada pukul 2:49 sore hari Kamis waktu New York, AS.

MacBook Pro dengan layar touch screen akan tetap mempertahankan trackpad dan keyboard penuh — mengikuti pendekatan yang diterapkan oleh produsen PC seperti Dell Technologies Inc., Acer Inc., Lenovo Group Ltd., dan Microsoft Corp. Artinya, pengguna tidak perlu mengandalkan layar sentuh jika mereka tidak menginginkannya. 

Pada MacBook Pro yang diperbarui, Apple akan menghapus “notch” — potongan di bagian atas layar yang menampung kamera. Sebagai gantinya, Apple akan mengadopsi desain “hole-punch” yang meninggalkan area layar di sekitar sensor. Konsep ini mirip dengan Dynamic Island pada iPhone.

Apple juga telah mengembangkan engsel dan hardware layar yang diperkuat untuk mencegah layar bergetar atau bergerak saat disentuh, sebuah kelemahan umum pada PC layar sentuh yang ada.

Karena komponen yang lebih mahal, MacBook Pro 14 inci dan 16 inch baru kemungkinan akan dibanderol beberapa ratus dolar AS lebih mahal dari versi saat ini. Model non-sentuh saat ini dengan chip high-end mulai dari US$1.999 untuk versi 14 inch dan US$2.499 dengan layar lebih besar.

Desain MacBook Pro saat ini berasal dari tahun 2021, meskipun Apple telah memperbarui versi dasar 14 inch dengan chip M5 pada Rabu lalu. Perusahaan berencana meluncurkan varian M5 Pro dan M5 Max pada awal 2026 yang mempertahankan desain saat ini, menurut laporan Bloomberg News.

Kini Apple tak sedang aktif mengembangkan Mac dengan layar sentuh tambahan. Sebaliknya, perusahaan tersebut menunggu respons pasar terhadap versi touch screen MacBook Pro, kata para sumber. Hal ini sejalan dengan strategi khas Apple, yang biasanya memperkenalkan fitur baru pada perangkat premiumnya sebelum membawanya ke segmen pasar yang lebih rendah.

Filosofi Steve Jobs Tak Berlaku?

Selama bertahun-tahun, Apple menentang ide Mac layar sentuh, dengan alasan bahwa PC dengan fitur tersebut sulit digunakan dan tidak ergonomis. Perusahaan ini malah mendorong pengguna yang menginginkan antarmuka sentuh untuk membeli iPad.  

Steve Jobs, yang saat itu menjabat sebagai CEO Apple, mengatakan pada 2010 bahwa “permukaan sentuh tidak ingin berada dalam posisi vertikal,” menyiratkan bahwa hal itu tidak masuk akal untuk layar komputer. Penggantinya, Tim Cook, bercanda bahwa menggabungkan tablet dan laptop akan seperti menggabungkan toaster dan lemari es. 

Apple mencoba kompromi pada tahun 2016 dengan Touch Bar, sebuah strip layar sentuh yang terletak di atas keyboard. Interface ini menggantikan baris fungsi, memberikan akses ke kontrol yang berbeda tergantung pada tugas yang dilakukan. Fitur ini gagal dan dihapus dalam beberapa tahun terakhir.

Ada kekhawatiran di dalam Apple bahwa komputer layar sentuh akan menggerus penjualan iPad. Namun, pertumbuhan tablet telah melambat dalam beberapa tahun terakhir, dan layar sentuh semakin menjadi fitur yang wajib ada untuk PC.

Dan Apple telah menjembatani kesenjangan antara iPad dan Mac dengan cara lain: Perangkat tersebut kini memiliki antarmuka, prosesor, dan ekosistem aplikasi yang terpadu.

iPad Magic Keyboard dari Apple, yang diperkenalkan pada tahun 2020, juga menunjukkan bahwa pelanggan tertarik untuk menggabungkan layar sentuh dengan keyboard dan trackpad tradisional. Aksesori ini telah menjadi bagian penting dari strategi pemasaran iPad Pro, memungkinkan pengguna beralih dengan mudah antara kontrol sentuh dan kontrol tradisional.

The Dell Inspiron 14 2 in 1 Touch laptop (Bloomberg)

Menambahkan fitur touch screen ke MacBook Pro dapat mendorong pengguna ke segmen pasar yang lebih tinggi, menciptakan peluang pendapatan baru bagi Apple. Meskipun MacBook Air seharga US$999 tetap menjadi laptop terlaris perusahaan, MacBook Pro berlayar sentuh kelas atas mungkin menarik pelanggan untuk upgrade — atau beralih dari PC Windows.

Mac lain yang sedang dikembangkan termasuk MacBook Air yang diperbarui dengan chip M5. Perangkat tersebut — dengan kode nama J813 dan J815 — direncanakan akan dirilis pada musim semi. Perusahaan juga sedang mengerjakan pembaruan Mac Studio, Mac mini, dan sepasang monitor eksternal Mac yang diberi nama J427 dan J527.

Apple juga sedang menjajaki perubahan besar lainnya pada Mac: peralihan dari pemindai sidik jari Touch ID ke Face ID. Namun, hal itu masih beberapa tahun lagi.

(bbn)

No more pages