Logo Bloomberg Technoz

Kondisi tersebut berimbas pada prospek kinerja TUGU tahun ini. Phintraco Sekuritas memperkirakan laba bersih perusahaan hingga akhir 2025 berada di kisaran Rp726 miliar, relatif tidak jauh berbeda dari capaian Rp701 miliar pada 2024.

Pandangan serupa disampaikan analis NH Korindo Sekuritas, Leonaro Lijuwardi, yang memperkirakan laba bersih TUGU berada di sekitar Rp700 miliar hingga akhir tahun.

Kinerja keuangan sepanjang semester I/2025 juga menunjukkan tekanan. Laba bersih perusahaan tercatat turun 41,71% secara tahunan menjadi Rp357,53 miliar.

Nurwachidah menambahkan, rendahnya likuiditas saham TUGU menjadi salah satu faktor yang membuat saham ini kurang diminati oleh investor ritel maupun institusi asing. 

Volume dan frekuensi transaksi yang terbatas dinilai membuat pergerakan harga sulit mencerminkan kondisi fundamental.

“Kurangnya likuiditas ini dapat membatasi pergerakan harga saham dan mengurangi sejauh mana fundamental positif tercermin dalam valuasi pasar,” ujarnya.

(wep)

No more pages