Logo Bloomberg Technoz

Regulasi yang diwariskan dari era Perdana Menteri Justin Trudeau, termasuk larangan kapal tanker di pantai utara British Columbia serta pembatasan emisi minyak dan gas, menjadi penghalang bagi investor swasta membangun pipa.

Perdana Menteri Alberta Danielle Smith memperkirakan aturan seperti larangan tanker itu bisa dicabut atau diberi pengecualian.

“Proyek ini harus didorong lebih dahulu,” kata Smith di Calgary.

“Kita tidak akan melihat investor masuk sebelum regulasinya diperbaiki, dan karena itu kami siap menjadi penggagas untuk membawanya ke tahap tersebut.”

Smith mengatakan pertemuannya dengan Carney pada September membuatnya “lebih optimistis dari sebelumnya” bahwa aspirasi Alberta akan didengar.

Carney sebelumnya memberi sinyal akan ada perubahan regulasi yang bisa mendukung proyek pipa, meski belum memberikan janji, serta menekankan investasi besar pada teknologi penangkapan karbon sebagai syarat ekspansi infrastruktur ekspor minyak.

Jalur pipa baru di barat akan mengurangi ketergantungan produsen minyak Kanada terhadap pasar AS di tengah langkah Presiden Donald Trump memberlakukan tarif terhadap mitra dagang utama negaranya, termasuk Kanada.

Ekspansi ke Asia adalah “peluang terbaik bagi Alberta,” ujar Smith dalam wawancara dengan Bloomberg Television, Rabu.

Namun dia juga menilai perjanjian dagang baru AS-Meksiko-Kanada yang akan dinegosiasikan ulang tahun depan kemungkinan akan mendorong Kanada menjual lebih banyak minyak dan gas ke AS.

Sejak terpilih pada April, Carney berkomitmen membangun infrastruktur guna mengurangi ketergantungan ekonomi Kanada terhadap AS.

Dia menunjuk mantan CEO Trans Mountain, Dawn Farrell, untuk memimpin Major Projects Office, lembaga baru yang ditugasi mempercepat proyek strategis nasional.

Upaya Alberta mencakup pembentukan kelompok penasihat yang terdiri dari perusahaan pipa, perwakilan masyarakat adat, serta produsen minyak termasuk Cenovus Energy Inc. dan Vermilion Energy Inc.

Smith menambahkan, pemerintah provinsi juga akan membantu masyarakat adat memperoleh kepemilikan saham dalam proyek pipa tersebut.

Pemerintah Alberta akan mengalokasikan C$14 juta (US$10 juta) untuk tahap perencanaan awal. Smith memperkirakan jalur pipa baru bisa rampung dalam lima hingga 10 tahun.

Enbridge, yang pada 2016 pernah mengajukan proyek serupa namun dibatalkan, menyambut baik inisiatif provinsi. Namun perusahaan menilai masih terlalu dini untuk membahas detail proyek maupun keterlibatan jangka panjang.

Rencana Smith menargetkan pengiriman minyak menuju pelabuhan Prince Rupert atau Kitimat.

Dia tak menutup kemungkinan ada kepemilikan pemerintah, meski yakin proyek tersebut akan sepenuhnya ditangani swasta dengan dukungan federal yang memadai.

Alberta, lanjutnya, tak akan mengeluarkan dana sebesar pemerintah federal untuk Trans Mountain, yang mencapai C$34 miliar.

Potensi Penolakan

Setiap proyek pipa baru diperkirakan akan menuai resistensi di British Columbia, di mana Perdana Menteri David Eby menjadi pengkritik vokal.

Bulan lalu, Eby menyatakan satu-satunya cara proyek pipa bisa terealisasi adalah dengan dukungan dana besar dari pemerintah, yang menurutnya akan menelan biaya minimal C$60 miliar, dana yang lebih efisien bila diarahkan pada proyek energi yang sudah memiliki pendanaan swasta.

Dia juga memperingatkan bahwa kehadiran kapal tanker di pantai utara dapat merusak hubungan penting dengan komunitas First Nations, sehingga berpotensi mengurangi dukungan mereka untuk proyek energi lain seperti terminal LNG.

Saat ini, satu-satunya jalur pipa minyak Kanada yang terhubung ke pantai BC adalah Trans Mountain, yang berakhir di dekat Vancouver.

Proyek ekspansinya baru selesai setelah pemerintah Kanada membeli sistem tersebut dari pemilik sebelumnya, Kinder Morgan Inc., dengan biaya jauh membengkak dan terlambat bertahun-tahun akibat pandemi Covid-19.

(bbn)

No more pages