Logo Bloomberg Technoz

“Dengan produksi yang belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan, setidaknya pada kuartal IV-2025 karena faktor musim, ditambah dengan permintaan yang terjaga, maka harga akan bertahan. Ekspor kemungkinan akan naik pada bulan-bulan mendatang karena perayaan hari-hari besar,” kata Ahmad Parveez Ghulam Kadir, Direktur Jenderal Malaysian Palm Oil Board (MPOB), seperti diberitakan Bloomberg News.

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana proyeksi harga CPO untuk hari ini? Apakah bisa naik lagi atau kembali terkoreksi?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), CPO masih tersangkut di zona bearish. Terbukti dengan Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 46. 

RSI di bawah 50 menunjukkan suatu aset sedang berada di posisi bearish. Namun RSI CPO belum jauh dari 50 sehingga bisa dibilang cenderung netral.

Sementara indikator Stochastic RSI ada di 7. Jauh di bawah 20 yang berarti memang sudah sangat jenuh jual (oversold).

Untuk perdagangan hari ini, sepertinya harga CPO masih kuat menanjak. Target resisten terdekat adalah MYR 4.402/tron yang merupakan Moving Average (MA) 10. Jika tertembus, maka MA-20 di MYR 4.430/ton bisa menjadi target selanjutnya.

Resisten terjauh atau target paling optimistis adalah MYR 4.447 yang menjadi MA-200.

Cermati pivot point di MYR 4.372/ton. Dari sini, harga CPO kemungkinan bisa menguji support MYR 4.335/ton.

Target paling pesimistis atau support terjauh adalah MYR 4.211/ton.

(aji)

No more pages