Sebagai catatan, rupiah diketahui dibuka melemah mengikuti tren negatif di pasar regional dan emerging market secara umum, ketika ancaman ‘shutdown’ pemerintahan AS meningkat menaikkan kehati–hatian para pelaku pasar.
Mengutip Bloomberg, Rabu (1/10/2025) pagi,Rrupiah dibuka melemah 0,14% di level Rp 16.689/US$ pada pasar spot. Pelemahan rupiah terjadi ketika indeks dolar AS alias DXY merangkak naik di kisaran 97,81.
Kebangkitan Greenback menekan pergerakan valuta yang menjadi seterunya. Di Asia pagi ini, semua mata uang berada di zona merah, melemah terhadap dolar AS.
(wep)
No more pages





























