Logo Bloomberg Technoz

Pelaku pasar menyoroti perdagangan ini setelah Washington memberlakukan tarif 50% atas impor barang India sebagai tekanan agar New Delhi memangkas pembelian minyak Rusia.

Namun, AS tidak mengambil langkah serupa terhadap China, salah satu pembeli besar lainnya.

Pergerakan impor minyak India dari Rusia. (Bloomberg)

India menegaskan transaksi ini didorong oleh harga dan akan berlanjut, meski juga mengindikasikan ketertarikan untuk membeli lebih banyak energi dari AS dalam pembicaraan terkait hubungan kedua negara.

“Minyak Rusia tetap menjadi pilar utama pasokan India, namun volumenya mulai stabil pada level yang lebih rendah,” kata Sumit Ritolia, analis utama Kpler.

“Kilangan India perlahan memperluas keranjang pasokannya, menyeimbangkan keuntungan ekonomi dengan keamanan energi dan risiko geopolitik.”

Bulan lalu, Menteri Keuangan India Nirmala Sitharaman mengatakan negaranya bakal terus membeli minyak Rusia, dengan alasan “mengambil yang paling sesuai bagi kami.”

Secara terpisah, Direktur Keuangan Indian Oil Corp., Anuj Jain, mengatakan perseroannya akan tetap melanjutkan pembelian, bergantung pada perhitungan ekonominya. Pasokan dari Rusia umumnya disertai diskon harga, membuatnya menarik bagi kilang India.

Minyak mentah Ural, yang dikirim dari Rusia bagian barat, dijual dengan diskon sekitar US$1 per barel terhadap patokan Dated Brent pada Juli-Agustus, level tersempit sejak 2022, ketika Moskow melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina.

Transaksi yang dilakukan Agustus biasanya tiba di India pada September, dan penyempitan diskon tersebut juga menjadi faktor pendorong minat beli.

Serangan drone terhadap infrastruktur energi Rusia sejauh ini belum mengganggu ketersediaan pasokan ke India.

Kilang masih mendapatkan cukup minyak Ural untuk pengiriman November, kata sejumlah sumber yang enggan disebutkan namanya karena sensitif. Diskon juga kembali melebar hingga lebih dari US$3 per barel, menjadikannya sumber pasokan termurah saat ini.

Data impor India tersebut selaras dengan indikator lain yang menunjukkan kemampuan Moskow menjaga arus ekspor.

Ekspor minyak mentah Rusia via laut mencapai level tertinggi dalam 16 bulan terakhir, rata-rata 3,62 juta barel per hari dalam empat pekan hingga 28 September, menurut data yang dikompilasi Bloomberg. Angka itu menyamai rekor tertinggi sejak Mei 2024.

(bbn)

No more pages