Logo Bloomberg Technoz

Mufti juga menyinggung kondisi armada Garuda yang saat ini dirasa kurang memadai. Ia memaprakan bahwa dari 78 pesawat yang dimiliki oleh maskapai pelat merah tersebut, hanya 58 unit saja yang layak beroperasi. 

“Artinya ada 20 pesawat atau sekitar 26% yang tidak bisa digunakan. Ini jadi pertanyaan, apakah wajar persentase sebesar itu?” katanya.

Dalam rapat, ia menegaskan bahwa target Garuda untuk menguasai 50% pangsa pasar domestik tidak realistis jika saat ini hanya menguasai sekitar 11%. 

“Kami tidak mau ini hanya jadi omon-omon. Selama enam tahun di komisi ini, tidak pernah ada kabar gembira soal Garuda,” tegasnya.

Mufti bahkan menyebut, jika tidak ada harapan perbaikan, Garuda sebaiknya dibubarkan saja. Menurutnya, kehadiran maskapai pelat merah itu sejauh ini lebih banyak menjadi beban negara dan belum memberi dampak signifikan bagi masyarakat.

Selain itu, Mufti menyatakan keberatan dengan rencana penggabungan Garuda dan Pelita Air. Ia menilai Pelita Air memiliki kinerja yang baik, sehingga dikhawatirkan akan terpengaruh budaya kerja Garuda yang disebutnya belum sehat.

(ell)

No more pages