Logo Bloomberg Technoz

CNN melaporkan Trump telah mendesak para pejabat mencari cara untuk mengembalikan kendali atas pangkalan tersebut. Diskusi tentang fasilitas tersebut sudah berlangsung setidaknya sejak Maret tahun ini, kata laporan tersebut, yang mengutip narasumber yang mengetahui pembicaraan tersebut.

Trump telah lama mengkritik mantan Presiden Joe Biden atas penarikan pasukan AS yang bergejolak dari Afghanistan pada 2021. Dia mengklaim langkah tersebut meninggalkan senjata dan aset militer Amerika lainnya, termasuk pangkalan di Bagram, di tangan pemerintah Taliban.

Trump juga berulang kali menuding bahwa fasilitas tersebut sekarang berada di bawah kendali China. Tuduhan ini dibantah oleh otoritas Afghanistan.

"Salah satu alasan kami menginginkan pangkalan itu adalah, seperti yang Anda tahu, jaraknya satu jam dari tempat China memproduksi senjata nuklirnya. Banyak hal sedang terjadi, tetapi saya sangat kecewa atas kenyataan bahwa hal itu belum terselesaikan," kata Trump pada Kamis, menekankan pandangannya bahwa fasilitas tersebut memiliki kepentingan strategis bagi AS.

"Sungguh kelalaian besar menyerahkannya [pangkalan Bagram]," ucapnya kepada para wartawan di atas pesawat Air Force One saat kembali ke Washington. 

"Itu merupakan salah satu pangkalan terkuat di dunia dalam hal kekuatan dan panjang landasan pacu, kekuatan dan panjang yang memungkinkan Anda mendaratkan apa pun di sana. Anda bisa mendaratkan sebuah planet di atasnya."

(bbn)

No more pages