Akuisisi Tambang Doup Tak Membuat JP Morgan Bullish dengan UNTR
Artha Adventy
16 September 2025 12:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Aksi akuisisi PT United Tractors Tbk (UNTR) terhadap entitas PT Arafura Surya Alam (ASA) milik PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) senilai US$540 juta dinilai menjadi langkah strategis mempertebal portofolio emas emiten alat berat ini.
Namun pada saat yang sama, lembaga investasi asing seperti JP Morgan masih belum bullish dengan saham UNTR.
Dengan cadangan 1,6 juta ons dan sumber daya 3,1 juta ons di Blok Doup, Sulawesi Utara, prospek kinerja UNTR disebut berpotensi bergeser dari dominasi batubara menuju kontribusi emas yang lebih signifikan.
Analis Succor Sekuritas Yoga Ahmad Gifari menjelaskan, perluasan portofolio UNTR ke tambang emas akan memberikan stabilitas margin di tengah volatilitas harga batu bara dan jasa kontraktor tambang. UNTR diperkirakan baru akan merasakan kontribusi signifikan dari proyek emas Doup mulai 2027. Tambang dengan grade tinggi ini ditargetkan berproduksi penuh 140–155 ribu ons emas per tahun pada akhir 2026, setara 68% dari produksi emas UNTR saat ini.
“Dengan asumsi produksi 150 ribu ons, harga jual rata-rata US$3.700 per ons, dan biaya kas US$1.900 per ons, tambahan laba bersih bisa mencapai Rp2,8 triliun atau sekitar 13% dari proyeksi laba 2027,” kata Yoga dalam risetnya, dikutip Selasa (16/9/2025).



























