Logo Bloomberg Technoz

Lonjakan laba bersih utamanya disebabkan adanya kenaikan keuntungan lain-lain yang mencapai US$46,28 juta atau setara Rp746,4 miliar. Keuntungan ini berasal dari perubahan nilai wajar instrumen keuangan yang diklasifikasikan pada FVTPL. Selain itu terdapat pula kenaikan pada pendapatan dari aset keuangan di mana semester I-2024 pos ini tidak menyumbang apapun ke kinerja CDIA.

Hingga akhir Juni 2025, ekuitas CDIA tercatat sebesar US$995,99 juta, tumbuh 32,4% dibanding posisi akhir tahun sebelumnya yang senilai US$752,18 juta. Liabilitas mencapai US$397,84 juta, meningkat 21,2% dari US$328,35 juta pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, total aset terkumpul US$1,39 miliar, naik 29% dibanding akhir 2024 yang tercatat US$1,08 miliar.

(dhf)

No more pages