Meutya Soal Video Prabowo Muncul di Awal Tayangan Bioskop
Farid Nurhakim
16 September 2025 06:35

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menanggapi soal adanya video pencapaian Presiden RI Prabowo Subianto yang muncul sebelum pemutaran film di bioskop.
Menurut dia, hal itu adalah bagian dari komunikasi publik yang perlu dilakukan dalam belbagai ruang.
“Pada prinsipnya, komunikasi publik harus dijalankan dalam berbagai ruang, beragam ruang ya,” kata Meutya kepada awak media selepas menghadiri rapat tertutup bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025).
Selain itu, ujar dia, Kementerian Komdigi RI memandang penayangan video itu memiliki tujuan untuk transparansi publik. Di mana mereka perlu mengetahui program-program Prabowo yang telah berjalan.
“Kita juga melihat ini dalam bentuk transparansi publik, publik harus tahu program-program sudah berjalan, apa yang sudah berjalan, kemudian juga ya bagaimana pelaksanaannya. Itu saya rasa salah satu tugas dari pemerintah untuk melakukan komunikasi dan juga transparansi dari program pemerintah,” tutur Meutya.
Meski demikian, Meutya tidak merespons ketika ditanya apakah pemutaran video tersebut merupakan perintah dari Prabowo.
“Tadi saya sudah menjawab ya, kita melakukan komunikasi publik dalam banyak hal, tidak hanya Komdigi, tapi bekerja sama dengan PCO (Kantor Komunikasi Kepresidenan) dan juga teman-teman lain gitu untuk melakukan penyampaian dan juga transparansi informasi dari program-program pemerintah,” kata Meutya.
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya menyatakan video hasil kerja pemerintah adalah hal wajar dan justru menjadi tanggung jawab pemerintah. “Sepanjang tidak melanggar aturan bioskop medium yang sah dan wajar untuk dipilih,” kata Fifi.
Menurut Fifi, bioskop hanya salah satu saluran komunikasi publik seperti halnya pemanfaatan media sosial (medsos), televisi, radio, hingga papan reklame. Kemkomdigi RI pun mengajak publik untuk melihat penayangan video tersebut di bioskop sebagai upaya memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, resmi, dan mudah dipahami sehingga mampu memperkuat kepercayaannya terhadap agenda pembangunan nasional.
“Konteksnya adalah bagaimana negara hadir dengan informasi yang benar dan terukur. Jadi, ini bagian dari komunikasi publik pemerintah kepada masyarakat.”
Sebelumnya, video Prabowo dengan berbagai programnya sebelum pemutaran film di bioskop dimulai sempat viral di media sosial (medsos). Menurut klip yang beredar menampilkan cuplikan kegiatan dan potongan pernyataan Kepala Negara tersebut.
Adapun video itu menunjukkan sejumlah capaian program-program yang telah berjalan hingga tampak berbagai program besutan Prabowo, seperti total produksi beras nasional sebesar 21,76 ton hingga Agustus tahun ini.
Hal yang dalam cuplikan, 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau 20 juta penerima manfaat sejak diluncurkannya pada 6 Januari 2025 lalu, peluncuran 80 ribu kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih, dan 100 Sekolah Rakyat telah diluncurkan.
*) Artikel ini mendapat pembaruan pernyataan dari Fifi Aleyda Yahya.































