Logo Bloomberg Technoz

“Kami berharap temuan ini dapat segera memberikan kontribusi nyata melalui early production di akhir tahun 2025,” kata Hudi lewat siaran pers, Sabtu (13/9/2025).

President & General Manager PT Sele Raya Belida Juchiro Tampi menargetkan temuan migas itu bisa segera berproduksi pada kuartal IV tahun ini.

Saat ini, Juchiro mengatakan, perseroannya tengah berkoordinasi dengan SKK Migas terkait dengan rencana percepatan produksi dari sumur baru tersebut.

“Sele Raya Belida kini berkoordinasi dengan SKK Migas agar minyak dan gas dari sumur ini dapat segera diproduksikan, dengan target early production pada kurtal IV tahun 2025,” tuturnya.

Senior Exploration & Exploitation PT Sele Raya Belida Doni Argiyanto menuturkan temuan migas pada Sumur Sungai Anggur Selatan-2 itu berasal dari lapisan batu pasir Formasi Talang Akar.

Pengeboran dimulai pada 16 Juni 2025 dan mencapai total depth atau kedalaman akhir sumur pada 18 Agustus 2025.

“Ditemukan kolom minyak dan gas setebal sekitar 39 kaki. UKL menunjukkan kemampuan alir sebesar 3.856 barrel minyak per hari dan 3,25 MMscfd gas,” kata Doni.

Keberhasilan pengeboran Sumur Sungai Anggur Selatan-2 ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membuka peluang penemuan cadangan migas lainnya di WK Belida dan wilayah sekitarnya.

Penambahan cadangan dan produksi dari WK Belida akan ikut mendorong target peningkatan lifting migas nasional saat ini.

(naw)

No more pages