Logo Bloomberg Technoz

Berdasarkan data Bloomberg, kenaikan IHSG merupakan efek langsung dari kenaikan sejumlah saham potensial terutama saham BBNI dan saham Bank BRI yang mendukung melesatnya IHSG keseluruhan.

Saham Bank BNI berhasil menguat 320 poin atau mencapai kenaikan 7,81% ke level Rp4.420/saham usai sebanyak 130 juta saham ditransaksikan. Adapun nilai transaksi saham BBNI hari ini mencapai Rp565 miliar.

Penutupan Saham BBNI pada Kamis 11 September 2025 (Sumber: Bloomberg)

Yang juga sama potensialnya, saham BBRI berhasil menguat 200 poin atau mencapai kenaikan 5,15% ke level Rp4.080/saham usai sebanyak 281 juta saham ditransaksikan. Adapun nilai transaksi saham Bank BRI hari ini mencapai Rp1,14 triliun.

Adapun saham–saham bank besar lain juga mendukung IHSG i.a., saham PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) melesat setinggi 10,1%, dan juga saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menguat 6,41%. Senada, saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) melesat 6,28%, saham PT Bank Mayapada Tbk (MAYA) melejit 4,35%. Hingga saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) menguat 4,24%.

Saham–saham bank lain juga melaju kencang antara lain, saham PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) melesat 3,77%, dan saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) terbang 3,43%. Saham PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) terapresiasi 3,39, dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat kenaikan 0,64%.

Adapun Bursa Saham Asia juga kompak melesat pada perdagangan hari ini. Indeks Shenzhen Comp. mencatat penguatan 2,54%, CSI 300 China menguat 2,31%, Shanghai Comp. China menguat 1,65%, NIKKEI 225 terapresiasi 1,22%, KOSPI melesat setinggi 0,9%, Ho Chi Minh Stock Vietnam terbang 0,88%, dan FTSE Straits Times Singapore menghijau 0,22%.

(fad)

No more pages