UEA Desak Israel Hentikan Rencana Aneksasi Tepi Barat
News
04 September 2025 18:40

Sam Dagher dan Dan Williams - Bloomberg News
Bloomberg, Uni Emirat Arab (UEA) memperingatkan Israel bahwa langkah menganeksasi wilayah Palestina di Tepi Barat akan menjadi “garis merah” dan “sangat merusak” visi perdamaian regional yang menjadi dasar Abraham Accords yang ditengahi Amerika Serikat.
Pernyataan itu menjadi teguran paling keras UEA terhadap Israel sejak perang di Gaza pecah hampir dua tahun lalu. Peringatan ini muncul setelah Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich pada Rabu (3/9) mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menggelar rapat kabinet dan menyetujui perluasan kontrol Israel atas Tepi Barat.
“Aneksasi di Tepi Barat akan menjadi garis merah bagi UEA,” kata Lana Nusseibeh, Asisten Menteri Urusan Politik di Kementerian Luar Negeri UEA, dalam pernyataan yang dibagikan ke sejumlah media, termasuk Bloomberg.
Menguasai wilayah Palestina, lanjutnya, “akan sangat merusak visi dan semangat perjanjian, mengakhiri upaya integrasi regional, serta mengubah konsensus luas tentang arah penyelesaian konflik ini — yakni dua negara yang hidup berdampingan dalam perdamaian, kemakmuran, dan keamanan.”
































