Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Ditutup Melemah, IHSG Minus dan SUN Bergerak Datar

Muhammad Julian Fadli
04 September 2025 17:53

Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu pusat penukaran uang di Jakarta, Rabu (11/10/2023). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menghitung uang rupiah di salah satu pusat penukaran uang di Jakarta, Rabu (11/10/2023). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar Keuangan Indonesia pada perdagangan hari ini, terlihat rada muram dengan terjadinya pelemahan nilai tukar rupiah, juga terhentinya reli harga saham, serta pergerakan harga surat utang yang mendatar. 

Pada tutup perdagangan Kamis 4 September 2025, rupiah ditutup melemah di level Rp16.420/US$ di pasar spot, mencerminkan pelemahan 0,03% dibanding hari sebelumnya. Level tersebut sekaligus menyeret rupiah akan mencatatkan kinerja mingguan dengan kenaikan tipis 0,01% point–to–point.

Penutupan Rupiah Kamis 4 September, Melemah 0,03% (Bloomberg)

Pelemahan rupiah hari ini terutama akibat sentimen dari pasar global. Kecemasan investor atas independensi The Fed masih membayangi, di tengah pertikaian hukum terkait upaya Presiden AS Donald Trump untuk memecat Gubernur The Fed Lisa Cook, membebani pasar jelang agenda pertemuan Federal Reserve, Bank Sentral AS, pada pertemuan September ini.


Dampaknya, dolar AS naik daun lagi pada perdagangan Kamis. Siang ini DXY bergerak di rentang 98,298, menguat 0,16% dibanding kemarin.

Sementara, investor juga menimbang data pasar tenaga kerja yang melemah, memperkuat harapan pemangkasan suku bunga The Fed bulan ini.

DXY Menguat (Bloomberg)