Logo Bloomberg Technoz

Menang Sengketa, RI Target Ekspor Biodiesel ke Eropa Tumbuh 6,7%

Merinda Faradianti
28 August 2025 18:20

Biodiesel. (Kementerian ESDM)
Biodiesel. (Kementerian ESDM)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Jenderal (Dirjen) Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Djatmiko Bris Witjaksono menyebut target ekspor biodiesel Indonesia ke Uni Eropa tetap tumbuh di angka 6,7% di tahun 2026. Katanya, angka ini relatif stabil dalam kurun waktu empat tahun terakhir. 

Pasalnya, Indonesia baru saja memenangkan sengketa perdagangan melawan Uni Eropa (UE) terkait penerapan bea imbalan atau countervailing duties terhadap impor produk biodiesel dari Indonesia, atau dikenal dengan Sengketa DS618.

"Proyeksi ekspor, tentunya kita mengharapkan ekspor biodiesel kita tetap tumbuh dari 6,7%. Itu angka rata-rata di dalam 4 tahun terakhir. Ya kalau bisa ke depannya kita pertahankan segitu," kata Djatmiko di kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (28/8/2025). 


Meski begitu, ia mengatakan, bahwa pemerintah tetap memperhatikan kebutuhan dalam negeri. Kata dia, jika nantinya biodisel ini juga terserap dalam program energi transisi di Indonesia, maka akan berdampak terhadap kinerja ekspor.

"Karena kita juga punya kebutuhan dalam negeri. Dengan program B40 sampai dengan B45 itu diperkirakan akan mengkonsumsi 15,6 juta kilometer. Ini besar," tambahnya.