Logo Bloomberg Technoz

Rencana Freeport

Menurut dia, tambang tembaga milik Freeport telah mendekati level produksi puncak. Terkait dengan itu, harga konsentrat tembaga yang diproduksi PTFI juga beragam sebab ditentukan oleh tingkat kandungan logam dalam bijih tembaga.

Tony mengestimasikan ketika smelter kedua milik PTFI di Manyar, Gresik telah beroperasi dengan kapasitas penuh pada akhir tahun ini, Freeport bisa memproduksi 800.000 ton katoda tembaga setiap tahunnya.

“[Produksi] 800.000 ton katoda tembaga itu bisa untuk membuat mobil listrik 8 juta unit, so the availability of the copper in the country is huge,” ungkap Tony.

Tony memandang potensi produksi katoda tembaga Indonesia terbilang cukup tinggi, bahkan bisa disandingkan dengan produsen tembaga terbesar di dunia yakni Cile. Dia menyebut Cile hanya memproduksi sekitar 2 juta ton katoda setiap tahunnya dan sebagian besarnya merupakan konsentrat tembaga.

Enggak sampai 2 juta ton, sementara kami dari satu perusahaan aja 800.000 ton. Kalau [smelter katoda milik] Amman Mineral kemudian online juga, itu kira-kira 300.000 ton, total sudah 1,1 juta ton katoda tembaga dan ini bisa nomor 5 dunia dari 2 perusahaan,” klaim Tony.

Prospek produksi tambang tembaga dunia hingga 2034./dok. BMI

Analis komoditas memprediksi harga tembaga global akan terkerek naik hingga ke level US$11.000/ton dalam beberapa bulan ke depan, seiring dengan izin ekspor konsentrat PTFI yang berakhir pada pertengahan September 2025.

Founder Traderindo Wahyu Laksono menjelaskan saat ini harga tembaga global tengah dalam tren kenaikan hingga berada di sekitar US$9.682/ton. Terdapat pola konsolidasi yang terbentuk di kisaran US$9.200—US$10.000 per ton sejak April 2024.

Walhasil, kondisi pasokan yang ketat dan potensi penghentian ekspor konsentrat tembaga Indonesia dari Freeport akan menjadi sentimen utama bagi pasar logam merah itu hingga menyebabkan harga global dengan mudah melampaui US$10.000/ton.

Apalagi, permintaan tembaga global diprediksi tetap tinggi seiring dengan pertumbuhan kebutuhan untuk sektor transisi energi.

“Sentimen pasar sangat didukung oleh berita shortage pasokan konsentrat dan potensi penghentian ekspor Freeport Indonesia. Ini akan menjadi katalis utama untuk kenaikan harga [tembaga],” kata Wahyu ketika dihubungi, pekan lalu.

Dalam kaitan itu, Wahyu memprediksi harga tembaga global dapat menuju US$10.500—US$11.500 per ton dalam beberapa bulan mendatang.

Bahkan, harga tembaga global bisa mendekati level US$12.000/ton jika terjadi krisis pasokan konsentrat dalam jangka panjang dan smelter tembaga global mengurangi produksinya.

“Fundamental pasokan—khususnya konsentrat — dan permintaan yang kuat mendukung kenaikan harga lebih lanjut. Berita mengenai Freeport ini akan menambah dorongan ke atas pada harga tembaga global,” Wahyu menegaskan.

Tembaga diperdagangkan di harga US$9.755/ton pada hari ini di London Metal Exchange (LME) per pukul 9:15 WIB atau turun 0,83% dibandingkan penutupan pada hari sebelumnya.

Produksi tambang-tambang tembaga terbesar di dunia./dok. BMI

Menurut kajian BMI, lengan riset Fitch Solutions dari Fitch Group, prospek produksi untuk komoditas logam penting ini diramal masih akan tumbuh kuat hingga 2034.

Ekspansi baru tambang tembaga di berbagai negara mulai kembali bermunculan, didukung oleh harga yang mencapai rekor historis serta prospek permintaan yang masih cerah.

“Kami memperkirakan produksi tambang tembaga global akan meningkat dengan tingkat tahunan rata-rata 2,9% selama periode 2025—2034, dengan output tahunan meningkat dari 23,8 juta pada 2025 menjadi 30,9 juta pada 2034,” papar tim riset BMI dalam laporannya.

Untuk 2025 saja, produksi tambang tembaga dunia diestimasikan meningkat 2,5% secara year on year (yoy), ditopang oleh pemulihan produksi di Cile dan peningkatan produksi di tambang Oyu Tolgoi, Mongolia.

Peru, Rusia, dan Zambia juga akan tetap menjadi kontributor utama pasokan tembaga global. Akan tetapi, produksi dari Indonesia, Kanada, dan Kazakhstan ditaksir akan mengalami penurunan, meski tidak dijelaskan seberapa signifikan penurunan tersebut.

(azr/wdh)

No more pages