Logo Bloomberg Technoz

Selain itu, Google Maps tidak hanya terbatas pada pengukuran dua titik saja. Pengguna dapat menambahkan beberapa titik tambahan, hingga tiga sampai lima lokasi sekaligus, untuk memperkirakan total jarak dari rute yang lebih kompleks.

Manfaat Fitur Ukur Jarak

Seorang peserta menguji aplikasi Google Maps pada layar sentuh di dalam mobil sedan Audi AG A8 (Pau Barrena/Bloomberg)

Keunggulan dari fitur ukur jarak di Google Maps adalah kemudahan dalam memberikan gambaran jarak riil yang harus ditempuh. Hal ini sangat membantu masyarakat yang ingin merencanakan perjalanan, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.

Selain itu, fitur ini juga bermanfaat bagi pejalan kaki atau pengendara sepeda yang ingin mengukur rute dengan jalur tertentu. Mereka dapat menyesuaikan pilihan jalur agar lebih efisien dan tidak membuang waktu di perjalanan.

Bagi para pelaku bisnis, terutama jasa logistik atau transportasi, fitur ukur jarak di Google Maps dapat dijadikan acuan untuk menghitung ongkos kirim, estimasi bahan bakar, serta waktu pengiriman barang. Dengan begitu, layanan kepada konsumen dapat lebih terukur dan transparan.

Akurasi yang Ditingkatkan

Jalur Tol Sentul Selatan, Jalur Cilember (Screenshot Google Maps)

Google terus melakukan pembaruan pada aplikasi Maps agar hasil pengukuran semakin akurat. Sistem pemetaan digital ini memanfaatkan data satelit, algoritma kecerdasan buatan, serta pembaruan jalan dari pengguna.

Meski demikian, pengguna tetap perlu memahami bahwa hasil pengukuran jarak bisa berbeda dengan kondisi sebenarnya. Faktor jalanan macet, adanya pembangunan, atau jalur yang tidak dapat diakses kendaraan bisa memengaruhi estimasi waktu tempuh.

Namun secara umum, perbedaan tersebut relatif kecil sehingga fitur ini masih menjadi rujukan utama bagi jutaan pengguna di seluruh dunia. Google Maps bahkan telah menjadi aplikasi wajib di hampir semua smartphone modern karena kemudahan dan ketepatannya.

Cara Alternatif Menggunakan Google Maps

Ilustrasi Google Maps. (Dok: Perusahaan)

Selain fitur standar di aplikasi, pengguna juga bisa mengakses Google Maps melalui situs web maps.google.com. Cara penggunaannya hampir sama, yakni dengan menentukan titik awal dan titik akhir, lalu aplikasi akan menampilkan jarak dan estimasi waktu tempuh.

Menariknya, versi desktop Google Maps sering dipilih oleh pengguna yang ingin mengatur perjalanan kompleks dengan banyak titik pemberhentian. Hal ini biasanya digunakan oleh pelaku bisnis distribusi barang atau pengemudi perjalanan jarak jauh.

Selain itu, pengguna juga bisa menandai lokasi favorit, menyimpan rute, dan berbagi peta dengan orang lain. Fitur berbagi ini sangat bermanfaat ketika melakukan perjalanan berkelompok atau memberi arahan lokasi kepada teman maupun keluarga.

Edukasi Digital bagi Masyarakat

Aplikasi Google Maps. (Dok: Bloomberg)

Penggunaan Google Maps dengan fitur ukur jarak juga menjadi bagian dari literasi digital masyarakat. Semakin banyak orang memahami cara menggunakan aplikasi ini, semakin efisien pula aktivitas sehari-hari mereka.

Pemerintah dan berbagai lembaga pendidikan bahkan mulai mendorong pemanfaatan aplikasi ini dalam kegiatan belajar. Contohnya, siswa sekolah menengah sering menggunakan Google Maps untuk memahami materi geografi, seperti jarak antar kota, bentuk wilayah, hingga pemetaan jalan.

Selain itu, aplikasi ini juga bermanfaat dalam kegiatan sosial, seperti perencanaan rute evakuasi bencana, penentuan lokasi distribusi bantuan, hingga pemetaan jalur alternatif ketika terjadi kemacetan parah di suatu kota.

Perkembangan Fitur Google Maps

Ilustrasi Google Maps (Andrew Harrer/Bloomberg)

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2005, Google Maps terus berkembang dengan menambahkan berbagai fitur canggih. Dari sekadar peta digital, kini aplikasi ini dilengkapi mode Street View, navigasi real-time, hingga integrasi dengan transportasi umum.

Dalam konteks pengukuran jarak, Google juga telah memperkenalkan fitur AR (Augmented Reality) di beberapa negara. Dengan teknologi ini, pengguna dapat melihat arah perjalanan secara visual melalui kamera smartphone, membuat navigasi lebih interaktif.

Ke depan, Google diprediksi akan mengintegrasikan Google Maps dengan teknologi kendaraan otonom. Hal ini tentu akan menjadikan pengukuran jarak dan navigasi semakin canggih, presisi, dan efisien.

Google Maps telah menjadi solusi praktis dalam membantu masyarakat mengukur jarak antar lokasi secara akurat. Dengan langkah sederhana seperti membuka aplikasi, menentukan titik awal dan akhir, hingga memeriksa hasil jarak, pengguna bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan hanya dalam hitungan detik.

Lebih dari itu, manfaatnya mencakup berbagai bidang, mulai dari kehidupan sehari-hari, dunia pendidikan, hingga sektor bisnis. Dengan literasi digital yang terus berkembang, pemahaman cara ukur jarak di Google Maps akan semakin penting bagi masyarakat modern.

Dengan demikian, Google Maps bukan hanya sekadar aplikasi navigasi, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup digital yang mendukung aktivitas sehari-hari.

(seo)

No more pages