Logo Bloomberg Technoz

Telaah Wacana PGN Lepas Saka Energi Usai Darurat Gas Industri

Nyoman Ary Wahyudi
21 August 2025 06:00

Gedung PGN ( Dok ir.pgn.co.id )
Gedung PGN ( Dok ir.pgn.co.id )

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah analis menilai rencana PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) atau PGN untuk melepas portofolio bisnis hulu migasnya ke PT Pertamina Hulu Energi (PHE) justru bisa menjadi strategi tepat di tengah polemik defisit pasokan gas industri. 

Alasannya, dengan mendivestasikan PT Saka Energi Indonesia, PGN dinilai bisa lebih leluasa untuk fokus mengalihkan investasi ke arah peningkatan sambungan infrastruktur gas di sejumlah simpul pelanggan industri, khususnya Jawa Barat, yang kembali mengalami defisit pasokan.

Selain itu, sejumlah analis menilai, divestasi bisnis hulu migas PGN ke PHE bisa menjadi upaya penajaman bisnis perusahaan gas negara saat ini yang bertumpu pada transmisi, distribusi, dan infrastruktur pendukung.


“Langkah ini bukan hanya memperkuat fokus PGN di midstream, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan lebih besar bagi Saka Energi di bawah induk usaha yang lebih tepat," kata Founder sekaligus Head of Research & Business Development Risat Capital Rizkia Darmawan saat dihubungi, Rabu (20/8/2025).

Perusahaan Gas Negara (PGAS). (Dok. PGN)

Dari sisi finansial, menurut Darmawan, bisnis hulu migas cenderung menekan kinerja PGN lantaran produksi Saka Energi dinilai menghadapi penurunan alamiah atau natural decline.