Logo Bloomberg Technoz

Kuota Dibatasi, Produsen Keramik Ungkap Harga Gas PGN Melonjak

Azura Yumna Ramadani Purnama
20 August 2025 21:00

Galeri ubin keramik./Bloomberg-Kiyoshi Ota
Galeri ubin keramik./Bloomberg-Kiyoshi Ota

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) membeberkan anggotanya mendapat pasokan gas dengan harga mencapai US$17,8 per million british thermal unit (MMBtu) selepas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN membatasi alokasi gas sebesar 48%.

Pembatasan alokasi gas itu ditempuh PGN menyusul keadaan darurat atau emergency terkait dengan penurunan pasokan gas kepada pelanggan di wilayah Jawa Barat dan Sumatra.

Deklarasi darurat pasokan gas itu disampaikan lewat surat bernomor 048800.PENG/PP/PDO/2025 yang diteken Direktur Utama PGN Arief S. Handoko bertarikh 15 Agustus 2025.


“Industri keramik di Jawa Barat mulai 13 Agustus – 31 Agustus 2025 dikenai pembatasan pemakaian gas harian oleh PGN hanya diperbolehkan memanfaatkan volume gas HGBT sebanyak 48%,” kata Ketua Umum Asaki Edy Suyanto ketika dikonfirmasi, pada Rabu (20/8/2025).

“Dan selebihnya 52% dikenakan tambahan surcharge 120% dari harga US$14,8/MMBtu setara US$17,8/MMBtu dengan alasan force majeure,” lanjut dia.