Soal TKD Susut 24%, Sri Mulyani Sebut Karena Dialihkan ke K/L
Sultan Ibnu Affan
15 August 2025 20:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani merespons soal adanya penurunan belanja transfer ke daerah (TKD) dalam rencana anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2026 yang mengalami penurunan hingga 24,8% menjadi hanya Rp649,9 triliun.
Dia mengatakan, hal itu disebabkan lantaran pemerintah telah mengalokasikan anggaran lebih besar kepada Kementerian/Lembaga yang mencapai Rp1.498,3 triliun, yang justru mengalami kenaikan hingga 17,5% dibandingkan tahun ini. Belanja itu juga mayoritas ditujukan untuk mendukung program di daerah.
"Karena tadi jumlah dari belanja K/L yang langsung kepada masyarakat. Jadi kalau kalau TKD mengalami penurunan, ada kenaikan belanja pemerintah pusat di daerah itu naiknya jauh lebih besar," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Bendahara Negara mengatakan, hal itu ditujukan guna mendorong program pemerintah pusat agar dapat dirasakan dan dipahami langsung oleh masyarakat daerah setempat, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Tetapi, dia menggarisbawahi jika rencana tersebut harus diiringi dengan sosialisasi yang masih oleh masing-masing Kementerian dalam melaksanakan program, seperti pelayanan kesehatan, perumahan, hingga Koperasi Desa (Kopdes) Kelurahan Merah Putih.

































