Meski demikian, membedakan kedua jenis nyeri dada tersebut tidak selalu mudah bagi sebagian orang.
“Dalam beberapa kasus, nyeri dada akibat serangan jantung justru kerap disalahartikan sebagai keluhan biasa. Padahal, serangan jantung merupakan kondisi serius yang harus ditangani secepat mungkin, bahkan dalam hitungan menit,” tegas dr. Vireza.
Ia menyarankan setiap orang yang pernah mengalami nyeri dada, baik ringan maupun berat, untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh.
Pemeriksaan dapat dilakukan di Chest Pain Unit Mayapada Hospital, yang memberikan pemeriksaan awal gratis bagi pasien dengan keluhan nyeri dada jika tidak ditemukan indikasi gangguan jantung. Pasien yang terindikasi memiliki penyakit jantung akan dirujuk cepat ke dokter spesialis dan subspesialis di Cardiovascular Center Mayapada Hospital, yang berpengalaman menangani berbagai masalah jantung dengan tindakan advanced.
Layanan Chest Pain Unit juga terintegrasi dengan Cardiac Emergency untuk menangani serangan jantung menggunakan tindakan Primary PCI sesuai protokol internasional door-to-balloon kurang dari 90 menit. Layanan ini siaga 24 jam dan dapat diakses melalui call center 150990 atau fitur emergency call di aplikasi MyCare.
Informasi kesehatan jantung dan promo layanan tersedia di fitur Health Articles & Tips di MyCare. Aplikasi ini juga memiliki fitur Personal Health yang terhubung dengan Google Fit dan Health Access untuk memantau detak jantung, kalori, langkah kaki, dan Body Mass Index (BMI).
(tim)






























