Logo Bloomberg Technoz

Saham PT Adaro Minerals Tbk (ADMR) dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) juga kompak melemah masing-masing sebesar 15 poin dan 175 poin. ADMR parkir di posisi Rp1.095/saham setelah sebelumnya dibuka di level Rp1.120. 

AADI menjadi saham yang paling jatuh pada perdagangan kali ini dengan parkir di level Rp6.900/saham. AADI bergerak di rentang Rp6.900 hingga Rp7.100.

Tekanan jual ini muncul di tengah pemberitaan pemanggilan Direktur Adaro Indonesia periode 2018–2025, Heru Gunawan, oleh Kejaksaan Agung sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina.

Pemanggilan tersebut berlangsung pada Senin, 4 Agustus 2025, di mana Heru Gunawan hadir untuk memberikan kesaksian. Manajemen Adaro Grup menyatakan, perusahaan bukan satu-satunya pihak yang diminta keterangan, melainkan juga terdapat sejumlah pembeli bahan bakar minyak (BBM) solar lainnya.

Grup Adaro dalam keterbukaan informasinya menegaskan tidak terlibat langsung dalam perkara tersebut dan seluruh pembelian BBM dilakukan lewat entitas anak melalui tender kompetitif berbasis harga Mean of Platts Singapore (MOPS) plus margin.

Sebagai informasi Heru Gunawan diperiksa bersama sejumlah saksi lain terkait penyidikan dugaan korupsi di Pertamina. Dalam perkara ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka.

Menurut Kejagung, kasus tersebut diduga melibatkan kerja sama antara penyelenggara negara dan pihak broker dalam mengatur proses pengadaan impor minyak mentah serta produk kilang sepanjang 2018–2023. Akibat berbagai dugaan pelanggaran hukum tersebut, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp193,7 triliun.

(dhf)

No more pages