Logo Bloomberg Technoz

Adapun saham–saham potensial empat saham bank besar RI jadi pendorong penguatan IHSG, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melejit 4,76%, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terbang 3,94%, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melesat 3,61%, dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga lompat 2,92%.

IHSG menjadi yang teratas dari banyak Bursa Asia yang menghijau sepanjang hari, menyusul NIKKEI 225 (Tokyo), TOPIX (Jepang), PSEI (Filipina), CSI 300 (China), Shanghai Composite (China), Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam), Shenzhen Comp. (China), KLCI (Malaysia), TW Weighted Index (Taiwan), dan Hang Seng (Hong Kong) yang berhasil menguat masing-masing 2,15%, 1,39%, 0,57%, 0,48%, 0,45%, 0,25%, 0,22%, 0,15%, 0,09%, dan 0,08%.

Sementara Bursa Saham Asia lainnya masih ada di zona merah i.a KOSPI (Korea Selatan), SETI (Thailand), Straits Times (Singapura), dan SENSEX (India) yang terpangkas masing-masing 0,53%, 0,48%, 0,27%, dan 0,14%.

Sentimen hari ini datang dari tren inflow mulai kembali ke pasar keuangan Indonesia, tercermin dari pergerakan saham–saham perbankan besar yang menguat.

“Dari nilai transaksi pada Sesi I didominasi oleh transaksi saham perbankan besar dan infrastruktur,” mengutip riset Panin Sekuritas, Selasa.

Senada, Mirae Asset Sekuritas juga menyebut saham–saham perbankan dan teknologi menopang IHSG, sejalan dengan meningkatnya saham BBCA, saham BBRI, saham DCII, dan saham MLPT.

Mencermati Bursa Regional, “Bursa Asia berlomba–lomba menghijau, pasca Presiden Donald Trump memperpanjang jeda kenaikan tarif impor asal China selama 90 hari ke depan,” papar Mirae Asset.

Seperti yang dilaporkan Bloomberg, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah perpanjangan gencatan hingga 10 November, menunda kenaikan tarif yang seharusnya berlaku Selasa ini.

De–eskalasi dimulai saat AS dan China sepakat mengurangi aksi saling balas kenaikan tarif dan melonggarkan pembatasan ekspor pada magnet tanah jarang serta sejumlah teknologi tertentu.

“Semua elemen lain dari kesepakatan akan tetap sama,” tulis Trump di Truth Social.

Tercapainya gencatan tarif antara Amerika Serikat dan China, memberi sentimen positif bagi pasar.

(fad)

No more pages