Saudi Aramco akan menjual 43 juta barel pasokan kontraktual minyak mentah pemuatan September ke China, menurut Bloomberg, yang mengutip para pedagang yang diinformasikan oleh produsen tersebut.
Angka tersebut dibandingkan dengan 51 juta barel sebulan yang lalu, dan rata-rata bulanan tahun berjalan atau year to date (ytd) sekitar 45 juta barel.
Minat China terhadap Urals meningkat mengingat minyak tersebut masih "paling kompetitif" dibandingkan dengan minyak mentah Timur Tengah yang serupa, menurut Energy Aspects.
Namun, minat China terhadap Urals terbatas mengingat impor Rusia menyumbang 17% dari pasokan luar negeri, dengan 20% dianggap sebagai batasan untuk satu negara, tambahnya.
(bbn)
No more pages































