Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Stagnan

Muhammad Julian Fadli
11 August 2025 08:10

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham di sepanjang pekan kemarin, 4 – 8 Agustus 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis di zona merah dengan mencatat pelemahan 0,06% secara point–to–point ke posisi 7.533,38.

Bersamaan dengan laju IHSG yang hanya mampu melemah terbatas, investor asing juga melangsungkan beli bersih (net buy) yang minimal, ‘Hanya’ Rp120 miliar di perdagangan saham di seluruh pasar. Senada pada hal itu, di pasar reguler investor asing net sell seadanya di angka Rp62 miliar.
 
Adapun investor asing tercatat net buy saham terbanyak pada emiten PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencapai Rp339,03 miliar. Sejalan dengan tren pembelian yang masif, saham ANTM menguat 7,29% dalam sepekan ke posisi Rp3.090/saham.

Saham ANTM Sepekan Kemarin Hingga Jumat (8/8/2025) (Bloomberg)

Berikut 5 saham dengan angka net buy tertinggi oleh investor asing sepanjang perdagangan sepekan 4 – 8 Agustus 2025:

  1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp339,03 miliar
  2. PT MD Entertainment Tbk (FILM) Rp261,47 miliar
  3. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp233,94 miliar
  4. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp158,73 miliar
  5. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp139,46 miliar

Pada kesempatan yang sama, investor asing mencatat net sell tertinggi pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp395,74 miliar. Imbas tekanan jual investor asing, saham BBRI melemah 1,07% dalam sepekan di posisi Rp3.700/saham.

Saham BBRI Sepekan Kemarin Hingga Jumat (8/8/2025) (Bloomberg)

Berikut 5 saham dengan angka net sell terbesar oleh investor asing sepanjang perdagangan sepekan 4 – 8 Agustus 2025:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp395,74 miliar
  2. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rp283,05 miliar
  3. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp200,41 miliar
  4. PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) Rp141,89 miliar
  5. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp121,22 miliar