Kamboja dan Thailand Sepakat Lanjutkan Gencatan Senjata
News
07 August 2025 17:30

Patpicha Tanakasempipat dan Kok Leong Chan - Bloomberg News
Bloomberg, Kamboja dan Thailand sepakat untuk melanjutkan gencatan senjata, lebih dari satu minggu setelah kesepakatan damai yang didukung Amerika Serikat (AS) berhasil mengakhiri bentrokan paling mematikan antara dua negara Asia Tenggara tersebut dalam sejarah terbaru.
Pertemuan pejabat tinggi keamanan dari kedua negara yang digelar di Kuala Lumpur menyetujui serangkaian langkah untuk menegakkan gencatan senjata secara ketat dan meredakan ketegangan di perbatasan. Dalam pertemuan Komite Umum Perbatasan tersebut, kedua pihak juga sepakat untuk tidak menggerakkan atau menambah pasukan dan persenjataan di sepanjang wilayah perbatasan yang masih disengketakan. Pertemuan itu juga menyetujui pemantauan gencatan senjata oleh tim sementara yang terdiri dari atase pertahanan ASEAN, yang dipimpin oleh Malaysia, menurut keterangan pejabat Thailand dalam sebuah jumpa pers.
Komite perbatasan ini merupakan salah satu dari sejumlah mekanisme bilateral antara Kamboja dan Thailand untuk menangani isu perbatasan. Pertemuan yang sedianya diselenggarakan di Kamboja itu dipindahkan ke Kuala Lumpur atas permintaan Thailand. Perwakilan dari Malaysia, China, dan Amerika Serikat turut hadir sebagai pengamat dalam pembicaraan perbatasan pada Rabu.
Langkah terbaru untuk meredakan ketegangan ini diharapkan dapat membantu ratusan ribu warga sipil yang mengungsi akibat bentrokan lima hari di kedua sisi perbatasan untuk kembali ke rumah mereka. Meskipun gencatan senjata diumumkan pada 29 Juli, kedua negara masih menempatkan pasukan dan persenjataan di wilayah perbatasan yang dipersengketakan. Bentrokan tersebut telah menewaskan lebih dari 40 orang dan melukai puluhan lainnya.































