Logo Bloomberg Technoz

Mencermati lebih jauh, indeks MSCI Thailand memimpin di jajaran MSCI Emerging Markets (EM), namun akan tetapi Brasil dan India justru menjadi pemberat kinerja Emerging Markets.

(Sumber: Riset JPMorgan, Bloomberg Finance L.P., 31 July 2025)

Singkatnya, pasar MSCI Thailand mencatat reli terkuatnya sejak tahun 2020 dengan imbal hasil lebih dari 14% pada Juli 2025.

“Pembalikan arus dana asing di tengah puncak pesimisme, pemotongan suku bunga oleh Bank Sentral, serta aliran berita positif terkait kesepakatan dagang dan permintaan AI menjadi pendorong utama reli pemulihan ini,” papar JPMorgan.

Secara lebih luas, dana saham pasar berkembang (EM Equity Funds) mencatat arus masuk inflow sebesar US$13,3 miliar pada Juli (Akumulasi Mingguan hingga 30 Juli), meningkat dari US$5,8 miliar pada Juni. 

Di sisi funding regional, arus masuk terbesar terjadi pada dana Global Emerging Markets (GEM) mencapai US$7,1 miliar, diikuti oleh Asia di luar Jepang (Asia ex–Japan) sebesar US$5,1 miliar. Kawasan EMEA mencatat arus masuk moderat sebesar US$573 juta.

Riset JPMorgan tengah jadi perhatian, menimbang MSCI Global Standard Index menjadi salah satu acuan investor di berbagai negara dalam berinvestasi baik dalam saham ataupun obligasi.

Pengukuran yang berlaku dalam MSCI Indonesia Index adalah kinerja saham–saham yang memiliki potensi terbaik pada seluruh kategori. Standar perhitungan telah ditetapkan oleh Morgan Stanley Capital International sebagai sebuah perusahaan riset.

Oleh karena itu, setiap kali terjadi perubahan dalam daftar konstituen, penting untuk memperhatikan siapa yang masuk dan keluar, karena hal ini dapat mempengaruhi arus dana (inflow–outflow) dan respons keputusan investasi investor asing serta dalam negeri.

Sebagai catatan, MSCI sendiri melakukan penyesuaian portofolio (rebalancing) sebanyak empat kali dalam setahun, pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.

Satu hal yang ditunggu–tunggu oleh investor pada Agustus ini, pengumuman MSCI atau rebalancing MSCI Agustus 2025 akan dilangsungkan pada hari ini, Kamis (7/8/2025).

Dalam pengumuman terbaru di pasar, indeks MSCI Asia Pacific berlaku setelah penutupan pasar pada 7 Agustus 2025 (pagi 8 Agustus waktu HKT).

Di regional Asia Pasifik, seluruh perubahan resmi pada indeks akan diterapkan setelah penutupan pasar pada 26 Agustus 2025 di masing–masing pasar terkait.

MSCI Asia Pacific Index after the close of market on Aug 7th, 2025 (Aug 8th morning as per HKT). Within Asia Pacific, all official index changes will be implemented at the close of Aug 26th, 2025, in the respective markets,” tulis pengumuman tersebut.

(fad/aji)

No more pages