Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Ramal Pasar Baterai Domestik Capai 392 GWh per 2034

Azura Yumna Ramadani Purnama
05 August 2025 16:40

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai serah terima jabatan di Kementerian ESDM, Senin (19/8/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai serah terima jabatan di Kementerian ESDM, Senin (19/8/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahdalia memproyeksikan pasar baterai di Indonesia mencapai sekitar 392 gigawatt hour (GWh) sampai 2034.

Hitung-hitungan itu berasal dari potensi kebutuhan pembangkit listrik yang tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik untuk periode 2025-2034, industri kendaraan listrik domestik hingga pasar ekspor. 

Sementara itu, kementeriannya turut menghitung peluang program pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt (GW).


Di sisi lain, menurut Bahlil, ekosistem baterai mobil diperkirakan membutuhkan baterai sekitar 55 GW sampai dengan 60 GW hingga 2027.

Nah ini kalau baterainya untuk listriknya itu cepat, maka itu akan potensinya jauh lebih besar lagi,” kata Bahlil di International Battery Summit 2025, Selasa (5/8/2025).