Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

IHSG Merah, Saham Amman Mineral (AMMN) Ambrol Nyaris 11%

Muhammad Julian Fadli
04 August 2025 13:40

Karyawan memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Sesi I di zona merah. IHSG melemah 24,86 poin (0,33%) di posisi 7.512,9 pada Senin (4/8/2025). Saham AMMN, MAPI, hingga PGEO jadi pemberat.

Sepanjang perdagangan Sesi I IHSG berfluktuatif cepat hingga melanjutkan sesi pelemahan di zona merah dengan penurunan terdalam menyentuh 7.462,9. Pergerakan IHSG berada di rentang level 7.560,05–7.462,9.

Penutupan IHSG Sesi I pada Senin 4 Agustus 2025 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan nilai transaksi jual–beli saham mencapai Rp8,17 triliun dari sejumlah 16,19 miliar saham yang diperjualbelikan. Dengan frekuensi mencapai 1,18 juta kali perdagangan.


Saham–saham energi, saham keuangan, dan saham konsumen primer menjadi pemicu pelemahan IHSG dengan drop mencapai 0,54%, 0,37%, dan 0,06%. Disusul oleh saham barang baku yang melemah 0,05%. Sedangkan, saham kesehatan mengalami penguatan 1,6%.

Pelemahan pada saham energi diperberat oleh amblesnya harga saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) turun 5,11%, dan saham PT Transcoal PacificTbk (TCPI) yang turun 4,86%. Serta saham PT Hillcon  Tbk (HILL) terpangkas 4,68%.