Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Jual Saham Bank Besar Rp2 T dalam Sepekan

Muhammad Julian Fadli
04 August 2025 08:15

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham di sepanjang pekan kemarin, 28 Juli – 1 Agustus 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis di zona merah dengan mencatat pelemahan 0,08% secara point–to–point ke posisi 7.537,76.

Berseberangan dengan IHSG yang melemah terbatas, investor asing justru amat gencar melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp2,52 triliun pada perdagangan saham di pasar reguler. Sama halnya, di seluruh pasar investor asing juga net sell hingga Rp2,34 triliun.
 
Adapun investor asing mencatat net sell tertinggi pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp2,09 triliun. Imbas tekanan jual investor asing, saham BBCA melemah 1,78% dalam sepekan di posisi Rp8.300/saham.

Saham BBCA Sepekan Kemarin Hingga Jumat (1/8/2025) (Bloomberg)

5 saham dengan net sell terbesar oleh investor asing di 28 Juli – 1 Agustus 2025:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp2,09 triliun 
  2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp1,08 triliun 
  3. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp302,98 miliar
  4. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp150,58 miliar
  5. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Rp147,29 miliar

Pada kesempatan yang sama, investor asing tercatat net buy saham terbanyak pada emiten PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mencapai Rp360,2 miliar. Sejalan dengan tren pembelian yang masif, saham TLKM menguat 5,67% dalam sepekan ke posisi Rp2.980/saham.

Saham TLKM Sepekan Kemarin Hingga Jumat (1/8/2025) (Bloomberg)

5 saham dengan angka net buy tertinggi oleh investor asing di 28 Juli – 1 Agustus 2025:

  1. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp360,2 miliar
  2. PT Astra International Tbk (ASII) Rp346,49 miliar
  3. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp331,96 miliar
  4. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp141,9 miliar
  5. PT Sentul City Tbk (BKSL) Rp133,58 miliar